SEBERAPA BANYAK KAFEIN PADA SAJIAN COLD BREW

Banyak yang mengira, mereka yang minum iced coffee akan kesulitan untuk tidur di malam hari jika minum sajian kopi dingin, faktanya susah tidur setelah minum kopi disebabkan reaksi tubuh atas kafein kopi, nah sedangkan untuk sajian kopi saja tidak bisa dikatakan dengan pasti kadar kafein yang ada pada kopi sebab banyak hal yang perlu dipertimbangkan lagi.

Untuk sajian espresso, tidak dapat dipastikan berapa mg kafein yang terkandung dalam secangkir espresso single, karena hal ini mengacu pada biji kopi yang digunakan, tiap sajian espresso di banyak tempat memiliki resep mereka tersendiri, apakah menggunakan arabika atau campuran arabika dan robusta. Sudah pasti kadar kafein lebih tinggi jenis robusta dibandingkan dengan arabika, lebih khusus lagi arabika pun tidak dapat disama ratakan kadar kafeinnya. Dilihat dari tingkatan sangrai biji kopi arabika, dark roast memiliki kadar kafein yang lebih banyak dibandingkan light roast.

Menentukan sajian kopi seperti apa yang memiliki kadar kafein lebih banyak tidak mutlak melihat dari tingkatan roasting, karena kadar kafein bervariasi di tiap sajian kopi. Sederhananya saja, pada biji kopi yang sama dengan sajian kopi berbeda rasio seduh juga memiliki perbedaan kadar kafein. Banyak faktor yang menyebabkan kadar kafein berbeda dilihat dari jenis kopi, grind size, waktu seduh, lama kopi dialiri air, tingkatan sangrai dan juga jenis coffee blend.

credit: capecoffeebeans

Kadar Kafein Cold Brew dan Manual Brew

Tanpa pendekatan hitungan kadar kafein yang mendetail, sekilas sudah mengetahui bahwa kafein adalah senyawa yang dapat larut oleh air, kafein pada kopi terekstraksi maksimal dengan air seduhan suhu yang panas, ini menjelaskan bahwa sajian kopi dingin lebih sedikit kadar kafeinnya. Untuk memaksimalkan ekstraksi kadar kafein dari si kopi lebih baik menggunakan air seduhan yang panas dibandingkan seduhan dingin seperti seduhan cold brew yang menggunakan air seduhan dengan suhu biasa.

Tapi persoalannya jika faktor penyebab kadar kafein adalah jenis kopi, grind size, waktu seduh, lamanya kopi dialiri air seduhan, maka tidak bisa terburu-buru menghakimi kedua sajian kopi ini. Rasio kopi pada cold brew umumnya dua kali lebih banyak dibandingkan manual brew, ini juga perlu diperhatikan. Dan lagi, waktu air seduhan yang singgah pada bubuk kopi lebih lama daripada seduhan manual brew. Lalu apakah kadar kafein cold brew dan manual brew akhirnya bisa dikatakan memiliki kadar kafein yang sama. Mungkin saja, namun umumnya sajian cold brew akan ditambahkan beberapa ice cube dan sedikit sirup perasa untuk memberikan kesan yang lebih nikmat lagi. Dan dapat kami disimpulkan, bahwa sajian cold brew lebih sedikit kadar kafeinnya dibandingkan manual brew namun tak selalu harus melihat metode seduhan dan rasio kopi yang digunakan untuk membuat cold brew.

src: huffingtonpost.com img: businessinsider.com

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.