SEBERAPA KUAT DAYA CECAP KAMU KETIKA SESAP KOPI

Apa yang kamu bayangkan ketika sesapan pertama di secangkir kopi kamu? Bagaimana rasa yang begitu kompleks bisa terbentuk pada kopi dan dikesan oleh lidah kamu?

Dalam dunia kopi, ada istilah sebutan Q-Grader dan bukan menjadi hal biasa lagi di kalangan penikmat kopi. Q-Grader bukan sebutan yang diberikan seseorang secara sembarangan, untuk mendapatkan sebutan itu butuh banyak perjuangan. Tidak hanya perjuangan, disiplin kebiasaan juga perlu untuk melalui serangkai uji kelayakan berskala internasional. Bagi mereka yang lulus serangkaian uji ini, perihal kalibrasi rasa kopi tidak perlu diragukan lagi. Umumnya, mereka Q-Grader yang lulus, akan menempati posisi penting sebagai pelaku di dunia kopi.

Walau kamu bukan seorang Q-Grader tidak ada salahnya mengikuti rekam jejak seorang pencecap kopi, belajar dan melatih diri bagaimana agar bisa mengesan rasa secara tepat. Mungkin menentukan karakter rasa adalah soal prasangka, apakah rasa ini seperti rasa lemon, coklat, kacang dan rasa lainnya. Tapi jika tidak dilatih, bagaimana bisa kamu mencecap rasa kopi dengan bahasa rasa yang mudah dimengerti. Bahasa rasa ini sangat penting, ketika kamu ingin menyampaikan karakter rasa yang ada pada secangkir kopi, apalagi dalam proses cupping. Pada proses cupping-pencicipan rasa kopi untuk mendeskripsikan rasa sangatlah penting, juga berguna untuk menentukan kualitas si kopi sebelum dipasarkan ke banyak tempat.

credit: lincolnandyork.com

Namun apakah semua orang dapat melatih daya cecap mereka hingga pada tahap-mendeskripsikan rasa kopi dengan akurat. Memudahkan jika saat latihan, kamu tidak hanya berprasangka saat menggambarkan rasa yang ada pada kopi kamu, namun mulai menyusurinya dari rasa yang umum hingga ke rasa yang spesifik. Menggunakan World Coffee Research Sensory Lexicon sangat membantu untuk kamu yang memulai mempelajari karakteristik rasa yang terkandung di secangkir kopi. Cara menggunakannya pun di beberapa kesempatan sudah pernah di ulas oleh Otten Coffee.

Terlepas kamu hanya peminum kopi yang sesekali minum jika teringin, atau kamu sudah mulai mendedikasikan diri untuk dunia yang kamu hidup di dalamnya; kopi. Penting mengetahui bagaimana rasa itu tercipta di dalam lidah kamu, apa yang membuat kamu merasakan karakter rasa saat meneguknya, rahasianya papillae. Papillae merupakan bagian dari lidah kamu yang menerima sensor rasa pada kopi yang kemudian kamu dapat membayangkan apakah rasa kopi tersebut manis, pahit, asam atau rasa lainnya.

credit: fivesenses

Papillae juga disebut taste bud-kuncup rasa pada lidah yang jumlahnya banyak, dan tiap orang berbeda jumlah taste bud pada lidah mereka. Apakah taste bud pada lidah mendukung keberhasilan untuk menjadi seorang Q-Grader-pencecap rasa kopi.

  • Pencecap Tidak Sensitif

Jika kamu pernah minum kopi bersama teman kamu dengan jenis kopi yang sama, dan metode seduh yang sama, namun teman kamu hanya merasakan rasa pahit, sementara kamu merasakan ada rasa coklat di dalamnya. Bisa jadi teman kamu tergolong pencecap yang tidak sensitif, pada tipe orang seperti ini taste bud pada lidah mereka tidak lebih berjumlah 15 dan sekitar 25% populasi di dunia sebagai pencecap tidak sensitif.

  • Pencecap Normal

Menjadi pencecap yang normal adalah hal baik, karena kamu dapat mengembangkan daya cecap dengan deskripsi rasa di tiap makanan dan minuman yang kamu konsumsi. Pada kopi, kamu akan dengan mudah menentukan karakter rasa pada kopi, tanpa takut untuk merasakan karakter rasa kopi yang berbeda setelahnya. Sekitar 50% populasi di dunia menjadi pencecap yang normal, taste bud pada lidah normal memilki 15-30 taste bud.

  • Pencecap Sensitif

Cenderung mengalami ketakutan akan karakter rasa yang mereka konsumsi, karena karakter rasa ini melekat terlalu lama pada lidah mereka. Ini sebabnya butuh keahlian khusus bagi mereka yang memiliki lidah sensitif, untuk menetralkan rasa saat mencecap kopi selanjutnya. Berjumlah lebih 30 taste bud pada mereka yang memiliki lidah sensitif.

Taste bud pada lidah memiliki perbedaan, tiap letak taste bud pada lidah memiliki perbedaan mencecap rasa. Pada bagian depan lidah untuk mengesan rasa asin, tepi lidah rasa manis, samping lidah rasa asam, belakang lidah rasa pahit. Ini sebabnya, ketika menyesap kopi usahakan kopi menyeluruh mengenai lidah agar karakter rasa dapat ditelesuri sempurna. Apakah mereka para Q-Grader memiliki daya cecap yang sensitif, faktanya kebanyakan dari Q-Grader pada daya cecap yang normal.

src: fivesenses.com.au img: fivesenses

2,991 total views, 28 views today

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.