SEJAK KAPAN KAFEIN ADA PADA KOPI

Kafein adalah senyawa penuh magis yang terkandung dalam secangkir kopi, pernahkah kamu mempertanyakan pada diri sendiri atas rasa ingin tahu kamu, kapan kafein ada pada kopi?

Berbicara perihal kafein pada secangkir kopi, pastinya sudah pada akrab senyawa penuh magis satu ini. Banyak sekali manfaat yang terkandung pada kafein, ya terlepas beberapa juga ada berpendapat bahwa kafein tidak terlalu ramah untuk tubuh. Tidak menjadikan itu sebuah hal yang perlu diperdebatkan, malahan lebih istimewa jika dijadikan khazanah kopi yang diceritakan dalam sebuah obrolan yang saling mengisi pemahaman.

Sebenarnya kafein bukan hanya terletak pada secangkir kopi, pada coklat juga terdapat kadar kafein, mungkin tidak terlalu jelas kandungannya seperti pada kopi. Zat kafein pada kopi bisa mencapai 85 mg untuk secangkir kopi. Dan beberapa peneliti, mengasumsikan bahwa maksimal konsumsi kafein pada tubuh sekitar 100 mg hingga 150 mg atau setara 1 – 2 cangkir per hari. Walaupun demikian, tiap tubuh akan berbeda sistem imunitasnya, beberapa literatur juga menjelaskan maksimal sehari konsumsi kopi adalah 10 cangkir. Berapa cangkir maksimal per hari tidak bisa dijadikan sesuatu hal yang pasti. Lebih baik kenali kondisi tubuh, jika sudah terlalu banyak maka kurangi konsumsi kopi harian, seimbangkan waktu tidur untuk istirahat yang cukup.

credit: alternative brewing
credit: alternative brewing

 

Karakter rasa dan aroma terjadi jelas saat biji kopi melalui tahap roasting, bahkan karakter aroma pada biji kopi pun semakin jelas di sini. Tingkatan acidity pada kopi akan berbeda tergantung level roasting. Namun apakah kafein terproduksi pada tahap ini, apa yang terjadi dengan kandungan kafein pada tahap roasting. Percaya atau tidak, kandungan kafein malahan terjadi penyusutan pada tahap roasting. Beberapa orang, hal ini menjadi salah satu seleksi untuk menentukan kopi berkualitas baik atau tidak, menguji ketahanan biji kopi saat diroasting tanpa banyak kehilangan kadar kafein yang semula. Kadar kafein sudah ada saat biji kopi berbentuk buah, ketika diroasting dengan suhu tertentu dan tingkat panas, kadar kafein menyusut pada kopi dan menghadirkan senyawa-senyawa kandungan baru yang menciptakan warna, rasa, dan juga aroma.

Kafein pada tanaman
Peneliti mengambil perhatian penting, apa fungsi kafein untuk tanaman kopi. Seperti halnya tanaman lain yang memiliki proteksi terhadap jamur dan bakteria yang merugikan lainnya. Ternyata kandungan kafein pada tanaman kopi merupakan proteksi untuk serangga, atau pun jamur yang mengganggu tanaman kopi. Kafein ibarat racun bagi serangga dan jamur pada tanaman kopi. Namun apakah benar, pada kadar yang sangat berlebih kafein juga menjadi hal buruk bagi tubuh.

Walaupun kandungan kafein pada kopi juga memiliki beberapa hal yang tidak ramah oleh tubuh, mengapa banyak sekali orang yang menikmatinya. Karena pada dasarnya kafein juga membantu metabolisme pada tubuh.

src: The Little Coffee Know-It-All, Shawn Steiman img: teacoffeebook tumblr

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.