SENTIDO COFFEE SPECIALTY KYOTO

Di Jepang sepertinya kedai kopi ukurannya tak perlu besar, asal nikmat kopinya membuat siapa saja berbesar hati.

Post from RICOH THETA. #theta360 – Spherical Image – RICOH THETA

HAMPIR sore dan saya masih saja menjelajah indahnya Kyoto yang sungguh tak habis-habis dijajal. Seharian ini pun saya dan beberapa teman sudah tiga kali berganti kedai kopi. Maklum, di Kyoto ini terlalu banyak kedai kopi dan waktu saya di sini sungguhlah singkat. Sayang rasanya jika kedai-kedai kopi yang sudah lama ingin saya kunjungi terlewat begitu saja.

Karena sudah tiga kali dalam sehari main ke kedai kopi, maka kami mau menyudahi perjalanan kopi ke kopi ini. Niat itu seketika buyar saat salah satu teman saya melihat sebuah kedai kopi kecil (lagi) di dekat Hotel Gimmmond Kyoto bernama Sentido Specialty Coffee. Dari luar kedai kopi ini terlihat kecil dan biasanya saja. Tapi saat mengintip ke dalam dari pintu kaca saya kok tertarik ingin masuk juga.

Eh ternyata benar Sentido Specialty Coffee ini beneran kedai kopi yang kecil. Di dalamnya hanya ada kira-kira tujuh meja kecil untuk dua orang dan satu meja panjang berkapasitas empat orang saja. Sedangkan di sisi kanan ada sebuah coffee bar yang ‘ditongkrongi’ mesin kopi Synesso 3 Group dan automatic grinder Mazzer Robur Silver 2 Unit.

Interior kedainya simpel saja dengan desain modern sederhana yang diberi sentuhan kayu. Meski kecil kedainya cukup ramai dan baristanya sungguh tampak kerepotan. Hanya ada dua barista yang melayani pelanggan. Mereka harus membuat kopi dan membuat makanan secara bersamaan. Itu mungkin yang membuat pesanan caffe latte (¥450) dari single origin Rwanda kami lama datangnya.

Kali ini saya tidak memesan filter coffee karena sudah kebanyakan kopi. Yah, meski tergoda mencicipi single origin Rwanda yang kali itu tersedia di sana. Saya urungkan niat karena tubuh suda kebanyakan menyerap kafein kali ini. Karena tidak ngopi manual maka saya putuskan untuk memboyong single origin Ethiopia yang saya beli seharga ¥ 1200 untuk 150 gram. Hitung-hitung bisa coba kopinya di rumah.

Sentido Specialty Coffee ini meski tempatnya tak luas tapi memberikan pengalaman yang menyenangkan. Entah karena kopinya enak dan tempatnya yang tenang meski banyak orang, atau karena di sini kita seperti terjebak pada semesta sendiri. Jadi semacam meja kecil yang penuh kopi ini menjadikan kita semesta yang asing. Ah, atau saya memang sedang sentimentil saja pas ngopi di sini.

Sebelum caffe latte habis seorang teman berinisiatif memesan tomato and cream cheese sandwich seharga ¥480. Waduh meski tampak sederhana sandwich ini menyelamatkan kami dari lapar di jam-jam tanggung menjelang makan malam. Masih asyik ngopi sambil ngobrol ini itu, pengunjung lain kerap berdatangan. Tak enak hati juga jika tak memberi meja dan ngopi bergantian. Sentido Specialty Coffee, kami pamit ya. Terima kasih telah menjadi tempat ngopi menyenangkan.

SENTIDO
Japan, 〒604-8187 Kyōto-fu, Kyōto-shi, Nakagyō-ku,

Sasayachō (Higashinotōindōri), 京都府京都市中京区笹屋町445

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.