SENTUHAN KOPI UNTUK INTERIOR, APA JADINYA

Sudah ramai diketahui bersama bahwa tidak hanya sajian kopi yang memiliki manfaat, bahkan bubuk kopi bekas pun bisa digunakan kembali.

TIDAK henti jika mengulas tentang kopi dan segala hal yang bisa diberdaya guna dari kopi, seperti bubuk kopi bekas yang bisa dimanfaatkan untuk kesuburan tanah tanaman, untuk merawat kulit wajah sebagai masker dan kegunaan lainnya. Selain sajian kopi yang begitu ramai dinikmati oleh banyak orang, ternyata sajian kopi ini tidak berhenti hanya di sini. Siapa yang mengira ternyata bubuk kopi bisa digunakan untuk banyak hal bagi mereka yang peka untuk memanfaatkannya. Salah satunya product designer asal Shanghai, Tiongkok. Zhekai Zhang mengembangkan metode pewarnaan untuk koleksi produk lampunya menggunakan bubuk kopi bekas yang terinspirasi dari tekstur marmer.

Berawal dari keresahan Zhang melihat banyaknya limbah bubuk kopi yang terabaikan dan berujung hanya ke tempat pembuangan, Zhang mulai berpikir untuk memanfaatkan kembali bubuk kopi dan menerapkan ke dalam projek desain yang sedang dikerjakannya. Coffire sebuah istilah untuk menyebutkan koleksi lampu yang dibuatnya dari keramik dan diberikan sentuhan akhir dengan kopi sehingga terlihat seperti tekstur marmer. Tekstur yang tercipta pada sisi lampu terkesan acak dan tidak akan pernah sama dengan lampu lainnya, hal ini dikarenakan teknik pewarnaan yang diterapkan oleh Zhang.

credit: dezeen.com

Pada prosesnya, keramik-keramik ini dibakar pada suhu 700 hingga 1000 derajat celcius, merupakan temperatur rendah dalam standar pembuatan keramik. Selama proses pembuatan keramik, ampas kopi akan melepaskan senyawa yang berinteraksi dan teroksidasi untuk menciptakan warna merah marmer. Pola yang terbentuk dari sentuhan kopi, dipengaruhi variabel seperti suhu, kelembapan dan kepadatan bubuk kopi. Faktanya, pewarnaan menggunakan kopi dalam proses pembuatan keramik lebih aman daripada penggunaan senyawa lain yang biasanya digunakan untuk pewarnaan keramik pada metode klasik. Tidak heran ketika melihat hasilnya, lampu tampak sangat indah dengan kesan bercak kopi di sisi lampu. Proyek ini diikut serta ke dalam Dezeen Awards 2019, masuk ke dalam daftar dengan 261 proyek desian lainnya. Dezeen Awards merupakan ajang penghargaan di bidang arsitektural, interior dan desain produk yang diselenggarakan oleh Dezeen, merupakan ajang bergengsi dunia dan populer di majalah desain.

credit: dezeen.com

Zhekai Zhang bukan secara kebetulan mengambil bubuk kopi bekas dan dimanfaatkan kembali untuk diolahnya menjadi sentuhan akhir pada karya terbaiknya, Coffire. Dengan proyek desain lampu keramik bertekstur kopi ini, Zhang mengambil isu pemanfaatan kembali limbah bubuk kopi, mengkampanyekan penggunaan kembali limbah bubuk kopi menjadi barang tepat guna. Karena sama diketahui bahwa limbah bubuk kopi dunia menyumbang hampir 8 juta ton limbah dengan konsumsi 400 milyar cangkir kopi tiap tahunnya. Harapannya, dengan lampur keramik tekstur kopi ini, Zhang berkontribusi untuk mengurangi limbah bubuk kopi dunia.

img & src dezeen.com

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.