SEPERTI APA KETINGGIAN TANAM PENGARUHI SAJIAN KOPI

Rahasia karakter rasa single origin tercipta, tidak hanya tentang varietas tanaman kopi.

KETINGGIAN di mana lahan tanaman kopi tumbuh memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman kopi. Pada siklusnya, ketinggian akan mempengaruhi senyawa pada tanaman dan membentuk karakter rasa. Kemudian nantinya proses pengolahan green bean akan mengoptimalkan karakter rasa dari biji kopi. Mungkin ini bukan sebuah penelitian ilmiah, namun secara umum ketinggian di mana tanaman kopi tumbuh memberikan pengaruh terhadap rasa sajian kopi.

Dengan mengelompokan beberapa single origin, dapat dilihat kesamaan karakter rasa pada rentang ketinggian yang sama. Bisa disimpulkan semakin tinggi lahan di mana tanaman kopi tumbuh, akan semakin baik untuk tanaman kopi berkembang, khususnya perihal senyawa rasa.

Tanaman kopi yang tumbuh dan berkembang di ketinggian yang cukup akan tumbuh dengan baik. Alasannya semakin tinggi sebuah lahan di pegunungan, situasinya akan sedikit oksigen tersedia, dan tingkatan cahaya yang memadai sehingga tanaman kopi tumbuh dengan perlahan. Tumbuhnya tanaman kopi secara perlahan karena didukung potensi alam tersebut, membantu senyawa yang membawa karakter rasa cukup waktu untuk berkembang. Selanjutnya ketika panen tiba, ceri kopi yang dipetik akan melalui tahap proses pencucian dan penjemuran, di beberapa daerah produsen kopi berbeda melakukan proses ini. Tahap ini pun mengambil peran terhadap terbentuknya karakter rasa yang dibawah melalui gabah kopi.

Gabah kopi yang dijemur dan dipasok ke sebuah roastery akan melalui tahap sangrai, menjadi biji kopi yang siap untuk diseduh. Di sini senyawa yang dibawa oleh green bean akan diubah menjadi senyawa rasa dan juga aroma. Para roaster sangat mahir menentukan tingkatan sangrai yang sesuai untuk meningkatkan potensi rasa yang terkandung pada green bean. Menilai dari sisi kelembapan, kapan proses penjemurannya dan banyak pertimbangan lainnya kemudian roaster akan menentukan tingkatan sangrai yang tepat. Kemudian karakter rasa pun tercipta pada biji kopi, dan diseduh menjadi sajian kopi.

credit: atlantarestaurants

Sebuah daftar potensi karakter rasa dari biji kopi berdasarkan ketinggian lahan tanamnya, dirangkumkan oleh Handbook Coffee Lover Magazine. Biji kopi favorit kamu, tergolong pada ketinggian yang mana?

  • 600mdpl – 900mdpl
    Pada ketinggian ini umumnya tanaman kopi akan memiliki potensi kandungan rasa dengan kesan mild dan karakter rasa lembut. Seperti biji kopi yang berasal di Hawai dan daerah produsen kopi yang tumbuh pada rentang tersebut.
  • 900mdpl – 1200mdpl
    Di ketinggian ini senyawa rasa umumnya menghasilkan manis yang ringan dan sensasi lembut pada sajian kopi. Daerah produsen kopi asal Brazil memiliki khas rasa demikian di beberapa daerah.
  • 1200mdpl – 1500mdpl
    Daerah pada ketinggian ini biasanya memiliki potensi karakter rasa asam citrus, kacang-kacangan dan kesan rasa coklat. Daerah produsen yang tergolong seperti Kosta Rika, Pula Jawa, Sumatera, Nikaragua, Meksiko.
  • 1500mdpl seterusnya
    Daerah produsen pada ketinggian ini seperti Ethiopia, Kenya, Guatemala, Kolombia, Sulawesi dan Papua New Guinea memiliki karakter rasa yang ragam sesuai khas daerahnya. Namun secara umum tergolong berpotensi memiliki karakter asam buah beri, dan sediki rempah dengan kesan wangi bunga.

sumber:
Handbook Coffee Lover
img unsplash Gerson Cifuentes

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.