SEPOTONG EDINBURGH DI CULT ESPRESSO

Edinburgh sedang cantik-cantiknya. Dan kecantikan kota ini berkali lipat dengan hadirnya berbagai kedai kopi yang membuat saya betah. 

CULT Espresso adalah sebuah kedai kopi yang memang sudah menjadi incaran saya saat berkunjung ke Edinburgh Skotlandia. Awalnya saya tahu kedai kopi ini karena salah satu baristanya meraih peringkat ketiga pada ajang Scottish Aeropress Championship 2015. Jadilah saya ingin menikmati kopi yang diseduh oleh sang barista champion. Mumpung di kota ini kapan lagi menikmati kopi dari barista yang sudah diakui.

Pagi-pagi saya dan beberapa teman mampir ke Cult Espresso. Kedai kopi ini memanjang ke belakang dan tidak terlalu luas sebenarnya. Meski tak luas segala penataan ruang membuat segalanya menyenangkan. Mengambil tema industrial yang simpel dan ada sentuhan rustic sedikit membuat saya berpikir mungkin orang sini suka nuansa yang begini ya? Soalnya kedai kopi lainnya juga kurang lebih mengusung tema yang sama.

Jika kamu lihat dari luar, Cult Espresso ini terlihat mini sekali. Cukup surprise bahwa bangunan memanjang ke belakang ini cukup untuk para penikmat kopi santai ngopi di sini. Mumpung masih sepi, saya pun memilih duduk di meja dekat coffee bar sambil membuka laptop. Sebelumnya tentu saya memesan filter coffee dari single origin Tengaku Kenya dari roastery Five Elephan, Berlin, Jerman. Kopi dengan high acidity yang nendang ini harus sekali. Aroma red berries dan wine yang sweet finished-nya juga asyik.

Teman saya mencoba single origin Finca San Jose, El Savador dari roastery Round Hill. Berbeda dari kopi yang pertama. Kopi yang ini lebih mengarah ke milk chocolate, hazelnut dan ada buah plumnya. Unik juga! Sayang kami tidak melihat sang barista yang dimaksud ada di coffee bar. Mungkin lagi off atau waktu kami datang sedang tidak berjodoh dengan kehadirannya.

Kali ini kami tidak mencoba espresso base karena sudah cukup kenyang. Padahal di coffee bar mesin espresso Kees Van Der Westen Spirit 2 Group yang dikostum dengan idro-matic ini  tampak begitu gagah. Yah, mau bagaimana namanya perut sudah tidak sanggup lagi memasukkan apa-apa karena sebelumnya kami sudah sarapan di hotel. Mungkin lain kali jika ada kesempatan kami akan mencoba ragam kopi lainnya.

Meski tak mencoba espresso base saya tentu tidak mau ketinggalan menghadiahi diri sendiri dengan dua bags kopi. Satu single origin Kenya dan Finca San Jose. Dua jenis single origin yang kami minum tadi terasa begitu menggoda jika tidak dibawa pulang dan dinikmati di rumah. Too good to ignore!

Oh iya, selain menjual aneka single origin Cult Espresso juga menjual aksesoris kopi dan souvenir kopi yang lucu-lucu. Keep Cup dan lain-lain juga tersedia di sini. Setelah hampir dua jam duduk dan menikmati pagi yang menyenangkan. Cult Espresso mulai dipenuhi satu per satu manusia yang berdatangan. Itu tandanya kami harus segera beranjak karena kedamaian agak sedikit terganggu.

Tapi apapun itu, Cult Espresso memberikan pengalaman pagi terbaik sepanjang perjalanan kami di Edinburgh.

Cult Espresso

104 Buccleuch St, Edinburgh EH8 9NG, Skotlandia, Inggris Raya

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.