SEPOTONG PAGI DI INTELLIGENTSIA COFFEE

Untuk saya, tidak ada kedai kopi yang baik atau buruk. Yang ada hanyalah kedai kopi istimewa yang menarik pelanggan untuk tetap datang berkali-kali.

Suasana outdoor Intelligentsia Coffee New York
Suasana outdoor Intelligentsia Coffee New York

SEBUAH mobil truk berwarna hijau daun bertulisakan Intellegentsia Coffee terparkir di depan The High Lane Hotel. Kursi-kursi berjejerdi sekitarnya, ada yang diduduki pendatang, ada pula yang dibiarkan kosong diterpa pendar matahari pagi. Sudah lama sekali saya ingin mampir ke kedai kopi ini. Selama ini saya hanya menikmati kopi dari roastery mereka. Jauh saya memesan kopi dari Amerika Serikat ke Indonesia hanya untuk secangkir-dua cangkir bahagia. Pun saya mengunduh aplikasi kopi mereka. Cukup sudah bukti betapa saya sangat mengagumi company yang didirikan pada Oktober 1995 oleh Doug Zell and Emily Mange ini.

Atmosfernya hangat, sama seperti cangkir kopi yang saya teguk hari itu.
Atmosfernya hangat, sama seperti cangkir kopi yang saya teguk hari itu.

Gerai Intellegentsia Coffee tersebar di tiga kota di Amerika Serikat: Chicago, Los Angeles dan New York City. Karena saya kebetulan mampir di New York, tentulah saya menyambangi gerainya yang di sini. Suasana hangat menghampiri saat saya dan dua orang teman memasuki ruangan kedai. Lighting yang dipilih memberi kehangatan istimewa, berpendar pada sofa, kursi dan dinding beraksen bata.

Sudut menarik di Intelligentsia Coffee.
Sudut menarik di Intelligentsia Coffee.

Suasana yang saat itu tidak terlalu ramai memberi perasaan menyenangkan sehingga saya bisa lebih leluasa mengeksplorasi kedai kopi ini. Banyak yang menarik di sini, instalasi seni yang terpajang di dindingnya seperti lukisan dan pajangan yang terasa pas membangun nikmatnya nongkrong di sini.

intelligentsia-coffee
Santuario Black Bourbon Colombia. Nikmat sekali.

Di balik coffee bar-nya ada mesin kopi La Marzocco Strada 2 Group dan mesin penggiling Mahlkonig EK43. 2 Marco Hot Boiler pun mengintip manis di belakang meja bar. Saya belum ngopi pagi, jadilah pilihan dijatuhkan pada Santuario Black Bourbon Colombia yang diseduh dengan Chemex. Sungguh 5 dollar yang tak sia-sia. Karena rasa kopi yang diteguk nikmat bukan kepalang. Meski sudah pernah minum kopi dari Intelligentsia, tapi minum langsung di kedai kopinya rasanya beda ya. Selain kopi, di sini juga menyajikan teh dan aneka makanan. Ada juga beragam souvenir yang mulai dari mug, t-shirt dan lain-lain yang bisa kamu bawa pulang. Kalau saya tentu saja menghadiahkan diri sendiri dengan biji-biji kopi yang bisa diseduh di rumah.

Coffee bar yang penuh dengan antrian.
Coffee bar yang penuh dengan antrian.

Bagian uniknya lagi di sini pengunjung bisa membawa hewan peliharaan mereka ke dalam kedai kopi. Saya melihat anjing-anjing lucu yang bebas berlarian bersama tuannya. Tampak seperti menikmati juga suasana nongkrong yang seru. Kalau cuaca sedang tidak panas, nongkrong di taman bisa jadi pilihan sambil menikmati sepoi angin yang membuat segar. Over all, Intellegintsia Coffee adalah satu dari sekian banyak nama di industri kopi yang tak bisa kamu lewatkan. Rasakan pengalaman ngopi sampai tetes penghabisan.

Di sini hewan peliharaan diperbolehkan masuk. Menemani tuannya ngopi pagi.
Di sini hewan peliharaan diperbolehkan masuk. Menemani tuannya ngopi pagi.

INTELLIGENTSIA COFFEE

High Lane Hotel

180 10th Ave at 20th St

New York, New York 10011

coldbrewer

 

 

 

 

571 total views, 6 views today

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.