SEPOTONG SORE DI PLAN B IPOH

“If plan A doesn’t work, go to plan B”. Dan di Ipoh, takkan ada plan A, hanya ada Plan B tempat ngopi asyik pemberi bahagia.

IPOH dan cuacanya memang kadang tak tertebak. Terkadang gerimis mengguyur tipis-tipis, terkadang panas terik membuat kulit terbakar tanpa ampun. Dan sore itu kebetulan terik membakar sesaat setelah gerimis dan tak jauh dari penginapan kami, berdirilah sebuah tempat nongkrong asyik bernama Plan B.

Tak seperti kedai kopi atau kafe pada umumnya, Plan B ini berada di satu kawasan dengan toko-toko dan gedung-gedung tua. Ada toko yang menjual karya seni dan di sebelahnya bersandinglah Plan B yang ciamik.

Banyak orang yang datang ke sini hanya untuk sekedar mengabadikan dirinya dengan foto-foto di dindingnya. Pun ada yang sekedar membeli oleh-oleh khas Ipoh. Tapi kami sudah tentu ingin merasakan kopi dan camilan di Plan B. Meski bagian indoor-nya terlihat nyaman dan luas, kami memilih duduk di bagian semi outdoor-nya. Menu datang sesaat kami duduk. Tak ada menu coffee filter di sini, hanya ada menu kopi espresso base saja. Jadilah saya memesan piccolo latte dan babycino.

Sedang camilannya kami memilih menu kentang goreng bernama Mary Poppins Fries yang direkomendasikan oleh pelayannya. Oh iya, di sini ada banyak sekali pilihan menu kentang goreng. Hebat juga cuma kentang goreng tapi bisa dipilih topping dan variannya ya? Sebenarnya ada banyak menu main course yang menggugah selera, tapi karena sore itu kami berniat makan malam di tempat yang khas Ipoh, mencoba main course-nya kami urungkan karena takut kekenyangan.

Sambil menunggu pesanan datang kaki saya gatal untuk menjelajah. Plan B ini memang keren dari segi desain tempatnya. Kesan ‘terbuka’ dan minimalis memungkinkan tempat ini terasa begitu adem bahkan di ruangan semi-outdoor sekalipun. Sisi romantis dan tenang terbangun di ruangan indoor yang jika malam tampaknya bisa berubah menjadi bistro.

Sebuah oase memang di tengah kentalnya budaya peranakan yang membangun Ipoh. Kehadiran Plan B yang modern menambah keseruan untuk mereka yang ingin nongkrong dengan gaya berbeda di kota ini.

Pesanan kami tiba. Si Babycino atau dengan kata lain cappuccino dalam porsi kecil ini menurut kami cocok untuk kalian yang tidak suka kopi yang terlalu body. Sedangkan Piccolo Latte-nya ternyata hadir dengan ukuran yang lebih besar dari piccolo latte yang pernah saya coba sebelumnya. Menarik juga ternyata Plan B ini. Mereka punya cara tersendiri menyajikan aneka kopi.

Tapi tak hanya kopi yang sedap dibahas. Sang kentang goreng seksi Mary Poppin Fries ternyata benar-benar asyik rasanya. Kentang goreng bertabur saus gurih mampu menahan keinginan lain untuk mengemil ini itu. Teman saya saja sampai ketagihan dengan kentang yang satu ini. Agak sukar rasanya pindah ke kentang lain jika sudah coba yang ini.

Menurut saya Plan B ini seharusnya bernama Plan A. Tempat segala rencana utama diraih tanpa susah payah. Beruntunglah Ipoh memiliki tempat sekeren ini dengan pilihan makanan dan minuman yang mencandu siapa saja yang singgah.

Plan B

Jalan Panglima No. 75, 30000 Ipoh,

Negeri Perak, Malaysia

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.