SINGGAH DI MONKS COFFEE ROASTER AMSTERDAM

Menikmati kopi berarti menikmati kenikmatan dalam cangkir, suasana kedai yang menyenangkan dan meneguk kebahagiaan tak henti setelahnya. Di Monks Coffee Roasters Amsterdam saya mendapatkan ketiganya.

Welcome to Monks!
Welcome to Monks!

BERUNTUNGLAH mereka yang tinggal di Amsterdam, apalagi penikmat kopinya. Karena kemana pun mereka melangkah tersebar banyak sekali coffee shop yang satu dan lainnya memiliki keunikan dan kenikmatan yang berbeda-beda. Kota ini tak hanya cantik untuk dinikmati turis, karena saya sendiri mendapat pengalaman menarik dari mengunjungi beragam kedai kopi di sini. Salah satu pengalaman ngopi yang menyenangkan adalah saat saya mengunjungi sebuah kedai kopi bernama Monks Coffee Roasters.

Coffee bar tempat segala nikmat lahir.
Coffee bar tempat segala nikmat lahir.
The Monks Blend!
The Monks Blend!

Siang itu Amsterdam sedang cantik-cantiknya. Tak ada terik yang menyiksa pun segalanya terasa berjalan lambat dan menyenangkan. Saya melirik jam tangan dan seketika merasa ada yang kurang di situasi yang hampir sempurna ini. Oh, ternyata saya belum minum kopi. Jadilah kaki melangkah ke daerah Bilderdijkstraat dan kebetulan di sanalah Monks Coffee Roasters ini berada. Sebuah kedai kopi yang tidak ada dalam list saya tapi secara mengejutkan justru menyenangkan saat saya bertandang ke sana.

Barista satu-satunya di kedai ini.
Barista satu-satunya di kedai ini.
Ngopi yuk?
Ngopi yuk?

Sebuah bangunan berwarna hitam dengan jendela kaca besar menyambut dengan ramah. Seolah-olah mempersilakan siapa saja singgah dan memesan kopi berkali-kali. Seketika saya excited sendiri. Saat memasuki kedai kopi seketika aroma kopi menyerang indera penciuman. Harumnya tajam sekali. Mengundang saya untuk ngopi sesegera mungkin. Memasuki ruangan Monks Coffee Roasters saya disambut langsung oleh coffee bar yang entah kenapa terlihat begitu menarik dengan mesin espresso Lamarzocco Strada 3 Group ganteng yang menjadi jagoannya. Di sebelah berjejer automatic grinder seperti Mazzer Robur, Mazzer Super Jolly dan Mazzer Mini. Sungguh sepaket coffee gears yang menjadi jaminan rasa kopinya. Semoga saja.

Sudut lain di Monks.
Sudut lain di Monks.
My favorite corner!
My favorite corner!

Monks Coffee Roasters interiorly berkonsep industrial minimalist look. Meski suasana kedai kopi agar ramai tapi sepertinya coffee shop ini tidak kehilangan kenyamanannya. Kapasitas pengunjung yang bisa ditampung mungkin sekitar 36 orang. Meski ramai tapi coffee shop ini hanya memiliki satu orang barista saja. Untungnya sang barista tampak cekatan sekali. Tak ada pengunjung yang terabaikan karena semuanya dilayani dengan maksimal.

Cappuccino, anyone?
Cappuccino, anyone?
Aneka cake dan pastry.
Aneka cake dan pastry.

Saya mengitari kedai kopi ini dan menemukan banyak sudut menarik. Salah satu yang saya suka adalah jejeran bangku dengan meja panjang yang di dindingnya terdapat instalasi dari pipa bertuliskan “Monks” sesuai dengan nama kedai ini. Konon Monks sendiri adalah surname dari sang pemilik Patrick Abbott. Pantesan namanya Monks Coffee Roasters ya.

Nyamannya tempat ini memang paling asik dinikmati bersama orang tersayang.
Nyamannya tempat ini memang paling asik dinikmati bersama orang tersayang.
Ethiopia Coffee!
Ethiopia Coffee!

Capek berkeliling kedai kopi saya akhirnya memutuskan untuk memesan kopi. Saya memilih hot cappuccino seharga €.3 yang menggunakan Monks Blend yang terdiri dari single origin Brazil, Peru dan Ethiopia. Rasa hot cappuccino-nya asik juga. Rasa seimbang antara body, sweetness dan bercampur susu yang menagih. Tak hanya menu kopi espresso base, tentu saya juga memesan filter coffee dengan menggunakan single origin Ethiopia yang diseduh dengan pour over Hario V60. Filter coffee yang dibandrol €.4 ini cukup istimewa juga. Ya lagian biji kopi Ethiopia mana yang tak mampu membuat bahagia?

Bisa beli oleh-oleh juga nih!
Bisa beli oleh-oleh juga nih!

Tak hanya menu kopi espresso base dan filter coffee, Monks Coffee Roasters juga menyediakan black coffee biasa untuk mereka yang memang suka kopi jenis ini. Tak hanya kopi, teh juga dijual beserta aneka cake dan croissant yang bisa dijadikan teman ngeteh dan ngopi. Saya sangat menikmati pengalaman ngopi di sini dikarenakan tempat yang nyaman dan rasa kopi yang enak. Sambil menyesap kopi pelan-pelan saya resap semua kebaikan yang tumpah ruah di sini. Amsterdam mungkin saja kota yang indah. Tetapi Monks Coffee Roasters mampu memberi kesenangan lain dengan cara unik.

Menu cantik di dinding. :D
Menu cantik di dinding. 😀

Kalau tak terhalang waktu yang membatasi, mungkin saya akan menghabiskan waktu sambil membaca di sini. Ah, Monks Coffee Roasters, terima kasih telah memberi kebaikan dan kebahagiaan sederhana meski dalam waktu yang tak terlalu lama.

 

Monks Coffee Roasters

Bilderdijkstraat 46, 1052 NB Amsterdam, Belanda

PAKET CAFE

 

 

 

 

34 total views, 8 views today

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.