SIXTY TWO COFFEE KEBAYORAN BARU JAKARTA

Kesan pertama tentang sebuah kedai kopi memang penting, tapi pesan terakhir tentang pengalaman ngopi di sana juga tak kalah penting.

JAKARTA kembali menjadi persinggahan petualangan kafein. Memang saya tidak khusus ke Jakarta untuk ngopi tapi karena urusan pekerjaan yang tak bisa diabaikan. Di sela-sela kesibukan mengurus ini dan itu, saya tentu menyempatkan keliling minum kopi di berbagai kedai kopi. Dan persinggahan kali ini membawa saya ke daerah Kebayoran Baru. Kedai kopi itu bernama Sixty Two Coffee.

Sebelum ke Sixty Two Coffee sebenarnya saya baru saja ngopi di area yang sama. Saat ngobrol di kedai kopi itu seorang baristanya mengatakan bahwa di dekat sini ada kedai kopi yang harus didatangi juga. Dia merekomendasikan Sixty Two Coffee ini. Ternyata kedai ini memang dekat sekali. Hanya membutuhkan satu menit jalan kaki dari kedai kopi sebelumnya.

Saat saya datang tepat dengan waktu makan siang. Jadilah saya memutuskan untuk memesan menu makan siang. Saya pilih Rice Dory Sambal Matah yang dibandrol seharga IDR. 55.000. Porsinya cukup besar dan mengenyangkan. Sambal matahnya nendang dengan rasa dori yang gurih. Saya suka!

Saya lalu memesan secangkir caffe latte (IDR. 40.000). Meski latte art-nya tak sempurna tapi rasa kopi ini lumayan juga. Mungkin karena espresso blend-nya juga enak kali ya. Sebenarnya mau coba filter coffee juga. Tapi hari itu tidak ada single origin lain selain dari Sumatera. Saya dari Sumatera masak minum kopi itu lagi. Ha-ha-ha. Jadi saya memutuskan untuk berhenti di caffe latte. Lagian sebelumnya juga sudah ngopi.

Menurut saya Sixty Two Coffee ini tempatnya menyenangkan dengan konsep simple minimalist yang menenangkan. Di coffee bar ada sebuah mesin kopi La Marzocco Strata 1 Group dengan dua unit mesin giling Mazzer. Kedai kopi ini tidak besar dan berada di sudut jalan. Dari luar terlihat begitu homey dan di dalam tak kalah homey juga.

Di dalam hanya ada tiga meja kalau tidak salah dan benar-benar tidak luas. Tapi beberapa orang tampaknya memilih duduk di luar karena menjelang sore lumayan adem di sini. Saya penasaran kenapa namanya Sixty Two Coffee, ternyata itu berasal dari kode negara kita. Dan baru tahu kalau kedai kopi ini lebih banyak menggunakan biji kopi dari Indonesia. Lumayan idealis juga ya sepertinya.

Apapun itu menurut saya Sixty Two Coffee layak dijadikan pilihan ngopi asyik jika kamu beada di daerah Kemayoran Baru. Tempatnya yang berada di sudut jalan sangat mudah ditemukan dan pas juga untuk kamu yang ingin bersantai tanpa banyak gangguan. Seperti saya yang ujung-ujungnya ngopi sambil kerja. He-he-he.

Sixty Two Coffee

Jalan Cipayung II No. 19 Kebayoran Baru

Jakarta, Indonesia 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.