SUASANA NGOPI ZAMAN DULU BIKIN NOSTALGIA

Kebahagiaan minum kopi sekarang ini tidak terlepas dari perkembangan bagaimana sajian kopi di zaman dulu.

BARANG kali para penikmat kopi di masa lalu belum terlalu mengenal istilah kopi specialty. Pun mungkin komoditas kopi dikelola tidak sebaik seperti yang sekarang ini. Namun demikian kopi dari generasi ke generasi memiliki penikmatnya masing-masing. Jadi tidak perlu heran walaupun sajian kopi masa lalu atau masa sekarang, tetap memiliki cara khas minum kopi.

Suasana ngopi zaman dulu tidak terlepas dari cara penyajian kopi, untuk mengenang cara minum kopi di masa lalu yang mungkin bisa kamu coba.

  • Ditubruk
    Istilah ini sudah tidak asing lagi, merupakah cara khas peninggalan minum kopi zaman dulu yang masin eksis hingga sekarang. Sederhana, cukup menuangkan air panas ke bubuk kopi dan kemudian bubuk kopi bertubrukan dengan air panas, dari sinilah istilah bermula.
  • Membalikkan cangkir kopi
    Menyeruput kopi tubruk dari piring kecil alas cangkir di beberapa daerah begitu tren dan sungguh nikmat. Bahkan cangkirnya masih telungkup di atas alas cangkir ketika diseruput. Kelihatannya cukup sulit, namun jika sudah mengerti cara membalikkannya, kopi tidak tumpah.
  • Kopi dan gorengan
    Di zaman dulu, katanya sajian kopi sedap sangat sesuai disandingkan dengan camilan gorenang pisang kepok atau gorengan lainnya. Dimakan selagi hangat dan diseruput menikmati obrolan kebersamaan. Gorengan yang dengan kesan rasa asin, dan sajian kopi dengan kesan rasa manis pahit, sebuah pasangan khas masa lalu.
Eksklusif Kopi Toebroek Untuk Rindu Minum Kopi Cara Lama

Menikmati kopi merupakan sebuah aktivitas yang cukup menyenangkan dan kerap menjadi hobi bagi banyak orang. Terkadang suasana ngopi zaman dulu begitu mengasyikan serta membuat jiwa bernostalgia akan kerinduan minum kopi di masa lalu.

Generasi penikmat kopi sekarang mungkin jarang yang mengetahui bagaimana suasana ngopi zaman dulu. Tetapi tak perlu khawatir, beberapa kedai kopi mengusung konsep suasana minum kopi di zaman dulu. Bahkan masih ada juga kedai kopi zaman dulu yang masih eksis hingga sekarang ini. Tapi tidak sedikit juga kedai kopi yang berdiri di zaman dulu sekarang mulai ikut tren kopi yang berkembang.

  • Kedai Kopi Es Tak Kie tahun 1927
    Kedai kopi yang berlokasi di kawasan Glodok, Jakarta Barat ini sudah berdiri sejak tahun 1927 dengan perintis awalnya bernama Liong Kwie Tjong. Sampai sekarang kedai kopi ini sudah memasuki generasi ketiga yang dikelola oleh Latif Yulus.

    Dinamakan kedai kopi es karena memang menu kopi yang terkenal di kedai ini adalah Es Kopi Tak Kie yang nikmat. Es kopi ini merupakan sajian minuman kopi dengan perpaduan kopi Robusta dan Arabika Lampung atau Toraja.

    credit: kopiestakkie.com
  • Kedai Massa Kok Tong tahun 1925
    Mungkin banyak yang mengenal kedai kopi yang satu ini di berbagai daerah. Tak heran karena nama Kedai Massa Kok Tong memang sudah membuka cabangnya di beberapa daerah, salah satunya di Siantar. Awalnya nama kedai kopi ini Heng Seng, kemudian berganti

    Rasa kopi di kedai ini sangat khas, bisa membuat Anda merasakan bagaimana suasana ngopi zaman dulu dengan cita rasanya yang klasik. Hal ini dikarenakan pemiliknya, Lim Tee Kee, melakukan tahapan pemilihan hingga penyeduhan kopi dengan tenaganya sendiri.

  • Warung Kopi Ake tahun 1921
    Bisa dibilang Warung Kopi Ake merupakan kedai kopi paling legendaris di Belitung dan sudah berdiri sejak tahun 1921. Kedai ini memang mengusung tradisi minum kopi yang ada di kota Belitung, sehingga tak heran jika cita rasanya pun tetap sama.

    Gambaran bagaimana suasana ngopi zaman dulu sangat jelas di sini, tak hanya dari rasa tetapi juga dari penyajian kopinya yang menggunakan gelas tradisional. Bahkan, terdapat dua teko air milik kakek buyutnya yang masih digunakan hingga saat ini.

    credit: kulinerasik.com
  • Warung Tinggi Tek Sun Ho tahun 1878
    Awalnya kedai kopi ini memang bernama Tek Sun Ho, tetapi mengalami pergantian nama menjadi Warung Tinggi. Kedai kopi yang satu ini sudah berusia ratusan tahun dan wajar saja bila suasana ngopi di sini menjadi sangat nikmat dan khas.

    Terdapat dua menu kopi yang terkenal dari kedai ini, yakni Kopi Jantan dan Kopi Betina. Dinamakan Kopi Jantan karena kopinya yang sangat pekat dan dipercayai memberikan efek vitalitas yang dimilikinya. Sedangkan Kopi Betina lebih disukai anak muda karena rasanya yang nikmat tetapi tidak terlalu keras.

    credit: goodnewsfromindonesia.id

Bagaimana dengan kamu, pernah kamu berkunjung ke kedai kopi yang mengusung suanana ngopi di masa lalu, yuk berbagi di sini.
gambar utama: filosofikopi.com 

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.