THE ASSEMBLY GROUND & PERSINGGAHAN PERTAMA

Mengunjungi Singapura berarti harus berbahagia dengan tur dari satu kedai kopi ke kedai kopi lainnya. Kedai kopi pertama yang menjadi persinggahan di petualangan kali ini jatuh kepada The Assembly Ground.

 

Suasana santai di The Assembly Ground.
Suasana santai di The Assembly Ground.

SAYA selalu suka Singapura. Meski orang-orang menganggap negara yang satu ini begitu sibuk dan riuh dengan tumpah ruahnya manusia, fashion serta industri kreatif, saya justru menikmati segalanya seperti harmoni yang menyenangkan. Salah satu hal lain yang membuat saya suka dengan Singapura adalah karena banyaknya third wave coffee shop yang tersebar di seluruh kota. Untuk Asia Tenggara, Singapura adalah pusat industri kopi. Mengunjungi negara ini berarti melakukan tur keliling kedai kopi yang pastinya asik sekali.

Mural keren yang menjadi identitas kedai ini.
Mural keren yang menjadi identitas kedai ini.

Tur keliling kedai kopi saya diawali di The Assembly Ground yang berlokasi di The Cathay 2 Handy Road. Alasan dipilihnya kedai kopi ini sebenarnya sederhana saja. Selain memang ada dalam list must visit saya, ternyata lokasi The Assembly Ground dekat dengan Dhoby Ghaut Station benar-benar tidak jauh dari tempat saya menginap. Kebetulan siang itu saya dan sahabat baru saja menunaikan ibadah makan siang, jadi hasrat ingin ngopi segera menyerang tak karuan. Dari penginapan menuju The Cathay hanya menghabiskan waktu 10 menit berjalan kaki. Paling agak cari-cari sedikit karena ternyata The Assembly Ground berada di lantai bawah mal tepat di sebelah fashion store The Assembly Store.

Sang barista menyeduh kebahagiaan.
Sang barista menyeduh kebahagiaan.

Dari luar coffee shop ini terlihat tidak begitu luas tapi sekali memasuki ruangannya ternyata cukup spacious. Saya langsung suka dengan suasana kedai kopi yang bertema industrial dengan mural di sana-sini. Coffee bar terdapat di sisi kiri dan terlihat langsung saat memasuki ruangan. Saat saya datang suasananya tidak terlalu ramai. Memberi nyaman yang membuat saya berkecukupan. Sang barista langsung menyambut dengan senyum sambil sesekali sibuk meracik kopi dengan mesin espresso Synesso gagahnya. Di The Assembly Ground pengunjung memesan langsung ke kasir dan setelah bayar waitres akan mengantarkan pesanannya.

Suasana coffee bar yang dipenuhi alar kopi kece.
Suasana coffee bar yang dipenuhi alar kopi kece.
Cute lil flower on the table!
Cute lil flower on the table!

Saya yang siang itu benar-benar ‘dahaga’, langsung memesan filter coffee (kalau tidak salah single origin Kenya) yang diseduh dengan Kalita Wave. Karena saya sudah memesan coffee filter, maka sahabat saya menjatuhkan pilihan dengan menu espresso base flat white. Tak cukup dengan minuman saja, kami juga mencoba a slice of lemon cake yang tak disangka rasanya di luar ekspektasi saya. Enak banget! Kopi saya datang tak lama setelah cake disuapan pertama saya cicipi. Waduh ini kopi kok nikmat banget ya? Atau memang saya yang sudah begitu haus kena kafein? Ha-ha-ha.

Ngopi dulu, guys!
Ngopi dulu, guys!
Drink good coffee & read good book!
Drink good coffee & read good book!

Di The Assembly Ground juga disediakan menu main course yang beraneka. Mulai dari Beef Chilli Fettuccine, Poached Eggs, Smoked Salmon with Hollandaise dan banyak lagi. Tapi berhubung kami sudah makan siang, perut tak lagi sanggup menerima aneka main course yang terdengar begitu menggiurkan. Selain kopi, cake dan aneka main course-nya yang beragam dan juga nikmat, hal lain yang membuat saya suka dengan The Assembly Ground ini adalah suasan yang dibangun dengan begitu menyenangkan. Para barista di sini ramah sekali dan juga tidak keberatan ngobrol dan ditanyai macam-macam oleh saya yang ceriwis ini.

Pouring happiness!
Pouring happiness!

Tak hanya itu, playlist kedai kopinya juga asik. Mengalun sempurna tanpa keriuhan yang berlebihan. Tapi selain semua hal positif tadi tak bisa dipungkiri jika cita rasa kopinya memang mampu memuaskan hati. Buktinya saja saya sampai memesan kopi lagi untuk dinikmati sambil melanjutkan perjalanan berkeliling Singapura.

Lemon cake yang rasanya bikin nagih!
Lemon cake yang rasanya bikin nagih!
Home bales & hand brews!
Home bales & hand brews!

Untuk kalian yang mungkin bingung mau ngopi di mana atau mungkin bosan dengan nama-nama coffee shop tersohor di negara tetangga yang itu-itu saja, sila langsung mampir ke The Assembly Ground dan nikmat ngopi seru yang membuat bahagia. Selamat ngopi!

 

The Assembly Ground

2 Handy Road, #01-21 The Cathay, The Cathay,

Singapura 229233

 

cari-kopi

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.