TIPS ATASI MASALAH EKSTRAKSI KETIKA MEMBUAT ESPRESSO

Mengintip bagaimana barista membuat espresso mungkin menjadi keseruan yang tidak bisa diungkapkan, bagaimana air mengaliri bubuk kopi secara cepat hingga menjadi espresso yang nikmat. Rahasianya ekstraksi.

SEBAGAI peracik kopi tentunya menaklukkan mesin espresso untuk mencipta secangkir sajian espresso nikmat menjadi tugas mulia. Karena bukan hal mudah untuk menyajikan espresso yang sesuai seperti yang diharapkan, tidak terekstraksi berlebihan atau pun kurang terekstraksi. Keseimbangan. Untuk menyajikan espresso dengan karakter rasa yang seimbang, banyak hal yang perlu diperhatikan tentunya, antara lain.

AIR YANG DIGUNAKAN DAN TEMPERATURNYA
Bagaimana peran air untuk menyeduh kopi sangatlah penting, karena sejatinya kopi didominasi dengan air. Ketika bubuk kopi terekstraksi menjadi secangkir sajian kopi, secara garis besar menjadi air kopi. Kandungan mineral dan kalsium pada air yang digunakan sangat berperan untuk mengoptimalkan karakter rasa yang ada pada bubuk kopi, hal ini juga terkait dengan temperatur air ketika ekstraksi. Umumnya suhu air yang mampu memberikan kesan rasa yang seimbang ketika ekstraksi espresso pada titik 90º – 96º C

UKURAN GILINGAN BUBUK KOPI DAN TINGKAT KEPADATANNYA
Ukuran gilingan bubuk kopi mengacu pada bagaimana situasi air seduhan mengalirinya, sehingga ekstraksi dikatakan seimbang, atau malahan ekstraksinya bermasalah karena tingkat kepadatannya terlalu padat atau pun kurang padat. Bubuk kopi yang terlalu padat ketika ditamping, maka saat air seduhan dishot, air akan lama mengenai bubuk kopi dan espresso akan berasa bitter. Sebaliknya bubuk kopi yang kurang padat, maka air seduhan akan cepat melalui bubuk kopi, dan bisa menyebabkan rasa espresso kurang menarik.

credit: acaia

RASIO ESPRESSO DAN WAKTU EKSTRAKSI
Dose espresso yang digunakan, dan berapa ml hasil espresso nantinya merupakan rasio yang perlu dipertimbangkan. Rasio bubuk kopi yang berbanding dengan air yang digunakan untuk dishot, akan menentukan bagaimana karakter rasa. Waktu ekstraksi ini, merupakan lamanya air seduhan mengaliri bubuk kopi, memaksa bubuk kopi untuk diektraksi menjadi espresso. Umumnya waktu ekstraksi ini tidak lama, sekitar 25 hingga 30 detik air mengaliri bubuk kopi menuju spout yang akan mengeluarkan espresso.

Variabel berikut sangat terkait menentukan karakter rasa dari espresso, sehingga perlu diketahui jika ekstraksi espresso bermasalah maka variabel berikutlah yang perlu diatur untuk menemukan keseimbangan. Beberapa solusi untuk mengatasi permasalahan espresso shot.

ESPRESSO SHOT TERLALU LAMA
Jika diteliti, mungkin sebabnya karena ada sesuatu yang menghambat air untuk mengaliri bubuk kopi, dan tentunya melebihi waktu ekstraksi, sehingga rasa cenderung pahit. Mengatasinya, rasio bubuk kopi agak dikurangi dari sebelumnya, atau gilingan bubuk kopi dibuat agak kasar dari sebelumnya, atau mengurangi tekanan ketika tamping bubuk kopi.

ESPRESSO SHOT TERLALU CEPAT
Secara logikanya, air hasil ekstraksi terlalu cepat karena terlalu banyak rongga pada bubuk kopi yang sudah dipadatkan, sehingga air melalui bubuk kopi yang tidak padat. Mengatasinya, rasio bubuk kopi bisa ditambah dari sebelumnya, atau gilingan kopi agak dibuat agak halus dari sebelumnya, atau menambah tekanan ketika tamping bubuk kopi agar padat.

RASA ESPRESSO TERLALU PAHIT
Rasio espresso tidak ada masalah, namun karakter rasa yang dihasilkan dari espresso ternyata terlalu pahit. Mengatasinya, cobalah suhu air yang agak rendah dari sebelumnya, atau waktu shot dipercepat.

RASA ESPRESSO TERLALU ASAM
Mencari keseimbangan rasa bukanlah hal mudah, bahkan terkadang sajian espresso yang disajikan ternyata terlalu asam, mungkin ada masalah pada ekstraksi. Mengatasinya, meningkatkan temperatur suhu yang digunakan, atau menambah lama air bertemu bubuk kopi.

credit: Kutarq

RASA ESPRESSO TAK NYAMAN
Hasil sajian espresso terasa sedikit aneh, tidak nyaman untuk dinikmati, mungkin karena bubuk kopi tidak dilalui air seduhan secara menyeluruh. Jika permasalahannya pada distribution bubuk kopi, coba lihat pada bubuk kopi yang masih basah setelah shot, akan terlihat seperti berlubang di beberapa bagian, bisa terlalu basah. Mengatasinya, perbaiki dan pastikan distribution sudah dilakukan dengan benar, perhatikan juga tingkatan tamping.

RASA ESPRESSO WATERY
Espresso nikmat tentunya harus memiliki karakter rasa yang seimbang, dan memiliki rasa yang jelas, apakah syrupy body atau yang lain. Jika terlalu datar, bahkan tidak merasakan ada karakter rasa pada espresso, ada yang salah pada proses pembuatannya. Mengatasinya, mengurangi air seduhan atau menambah rasio bubuk kopi, atau giling lebih halus, atau tamping lebih kuat dari sebelumnya, atau pun bisa jadi biji kopi sudah tak segar lagi.

ALIRAN ESPRESSO TIDAK MERATA
Aliran air yang dishot untuk memaksa bubuk kopi agar terekstraksi, melalui jalur portafilter jika bubuk kopi tidak dalam kondisi yang padat merata maka aliran espresso yang keluar dari spout tidak satu jalur bahkan berantakan. Umumnya sangat terlihat jika menggunakan naked portafilter jika aliran espresso tidak merata. Mengatasinya, pastikan distribution dilakukan dengan benar dan perhatikan tingkat tamping bubuk kopinya.

CREMA ESPRESSO HAMPIR TAK ADA
Espresso yang keluar ternyata tidak ada crema, biasanya karena bubuk kopi tidak bisa menahan air secara optimal ketika air seduhan dishot. Mengatasinya, menambah rasio bubuk kopi, atau menggilingnya lebih halus lagi, atau karena kopi yang digunakan tidak segar lagi.

ESPRESSO TERLIHAT CREMA SEMUA
Biji kopi yang baru selesai diroasting, tidak akan begitu menarik ketika diseduh, bahkan untuk espresso sekali pun. Biji kopi masih menyimpan banyak gas dari proses roasting, bisa saja espresso yang tercipta terlihat banyak crema karena gas masih terlalu banyak. Mengatasinya, cukuplah memberikan jeda waktu resting untuk si biji kopi beberapa hari sebelum digunakan.

Bagaimana, apakah kamu punya pengalaman sendiri ketika membuat espresso di rumah atau pun di bar?

src: prima-coffee.com img: baccabellabeans

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.