TIPS MEMBUAT ROSETTA PADA SAJIAN LATTE ART

Siapa yang tak akrab dengan sajian satu ini, espresso yang dipadukan dengan susu dan setelahnya menjadi rekaan indah dari tangan barista, secangkir latte art penuh daya tarik.

SEDIKIT tips, bagaimana cara membuat motif rosetta untuk sajian latte art, semoga bisa menjadi referensi untuk mencobanya. Nah, apakah harus menjadi seorang barista untuk membuat sajian latte art? Dengan banyaknya alat kopi kini, tidak perlu menjadi seorang barista yang kerja di balik bar untuk belajar melukiskan motif di sajian latte art. Belajar di dapur rumah saja ternyata bisa, tidak harus menggunakan mesin espresso seperti yang ada pada kedai kopi. Dengan alat – alat kopi khusus, kita bisa belajar membuatnya, namun pastinya tidak semaksimal hasil latte art yang dibuat dari mesin espresso, paling tidak hasilnya mendekati.

Paling utama untuk membuat latte art, harus mempersiapkan espresso dan susu yang disteam, serta pastinya harus menggunakan milk jug, sebab milk jug adalah alat yang memudahkan barista melukiskan motif di permukaan espresso. Untuk mempersiapkan espresso dan foam susu di dapur rumah, kami merekomendasikan Little Guy Espresso Maker ataupun Bellman Stove Top. Dan dalam memilih milk jug itu sendiri, banyak sekali yang berbeda pendapat, namun lebih baik pilihlah milk jug yang menurut kita nyaman ketika menggunakannya.

Espresso sudah dipersiapkan, dan susu sudah disteam, maka selanjutnya langsung saja mempraktikannya, bagaimana gerakan milk jug untuk membentuk motif rosetta. Sebelum mengetahui gerakan tangan, ada baiknya izinkan saya sedikit mengulas beberapa hal yang perlu diperhatikan.

credit: drink.seriouseats.com

3 HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN UNTUK HASIL ROSETTA

  • Kecepatan | Seberapa cepat kita menuangkan susu, maka semakin banyak tekstur yang tercipta, dan sebaliknya jika menuangkannya agak melambat maka tekstur liquid espresso yang terlihat.
  • Jarak | Jarak antara milk jug dan permukaan espresso akan berpengaruh pada motif rosetta. Semakin jauh jarak tuang antara permukaan kopi, maka semakin banyak susu yang masuk ke dalam espresso sehingga tidak tertinggal di permukaan. Sebaliknya, semakin dekat jarak tuang di permukaan, maka motif putih susu akan terlihat jelas tertinggal di permukaan espresso.
  • Sisi Cangkir | Bagaimana susu jatuh di permukaan espresso tidak terlepas dari pengukuran sisi cangkir. Apakah, ketika menuangkan susu tepat terletak di tengah cangkir atau sisi tepi dari cangkir, maka hasilnya pun akan berbeda. Keduanya tidak menjadi masalah yang serius, namun tergantung bagaimana kita mengakali agar motif yang dihasilkan presisi di permukaan sajiannya.
credit: casaespresso

CARA MEMBUAT ROSETTA PADA LATTE ART

  1. Menuangkan Susu Dari Milk Jug ke Tengah Cangkir Espresso
  2. Mulai Menggoyangkan Milk Jug Untuk Persiapan Menggambar Rosetta
  3. Membentuk Lapisan Dari Susu Yang Dituang Dari Menggoyang Milk Jug
  4. Sentuhan Akhir Dengan Menarik Milk Jug Ketika Proses Menuangkan Susu

Sebagai langkah awal, tuanglah susu ke cangkir berisi espresso pada jarak yang lumayan, tidak terlalu tinggi dan tidak juga terlalu dekat, untuk membentuk tekstur awal. Ketika kira-kira sudah mengisi setengah cangkir, maka melanjutkannya di langkah kedua.

Berikutnya, menuangkan susu ke permukaan dengan jarak yang dekat ke permukaan kopi, sehingga goresan susu akan terlihat, mulailah di awal menggoyangkan milk jug agak melambat yang kemudian mempercepat cara menggoyangkan milk jugnya.

Ketika menggoyangkan milk jug, akan terbentuk lapisan susu yang nantinya sebagai pola dasar membentuk rosetta, maka perlu mempertimbangkan letak titik jatuhan awal susu dan titik akhir menggoyangkan milk jug, agar hasil rosetta presisi di permukaan latte. Jika sudah cukup, maka diangkatlah milk jug, untuk siap di sentuhan akhir.

Akan terlihat, lapisan menumpuk dan bagian sisi tepi motif lapisan akan menaik, setelah dirasa cukup, maka sentuhan akhir pun dilakukan. Menuangkannya, dengan gerakan menaik untuk menarik segaris rosetta dan terbentuklah motif yang sempurna.

Berikut ini, semacam referensi panduan membuat rosetta, namun begitu yang paling mengerti pastilah seorang barista yang telah banyak membuat rosetta berkali-kali di sajian latte art mereka. Ada baiknya, coba tanyakan juga sahabat barista kamu, untuk latihan lebih mendetail.

src & img: casaespresso.co.uk

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.