TIPS YANG PERLU DIPERHATIKAN SEBELUM MERACIK HOUSE BLEND

Kumpulan petunjuk dari ahli mengenai hal-hal yang penting diperhatikan untuk membuat house blend pada kedai kopi.

HOUSE blend bisa dibilang salah satu menu signature dari sebuah kedai kopi. Kopi bisa berasal dari origin mana saja, menu-menu kopi pun bisa terinspirasi dari negara apa saja, namun house blend adalah menu yang menjadi ciri khas dari kedai kopi itu sendiri. Kenneth Davids dari Coffee Review menjelaskan tentang konsep house blend secara rinci: “House blend adalah plesetan istilah dalam dunia kopi. Konsep ini mengacu kepada sesuatu yang spesifik dan terpercaya, mirip dengan istilah house wine. House blend juga berarti sesuatu yang khas dan tidak biasa namun tetap mengandung unsur lokal. Menu ini tidak akan dijumpai dimanapun kecuali hanya di ‘rumah’ —di kedai kopi— itu saja.”

Maka sebelum menentukan dan meracik house blend yang akan menjadi ciri khas dari kedai kopi, ada beberapa hal penting yang perlu disimak. Karena seperti halnya menyeduh, meracik campuran kopi yang akan dijadikan sebagai signature yang mewakili sebuah kedai pun memerlukan formula khusus yang tidak sembarangan. Stephen Leighton, roaster dari Has Bean Coffee Stafford menjelaskan poin-poin krusial yang perlu dipertimbangkan sebagai berikut:

▪ Tujuan/hasil akhir yang ingin dicapai

Hal pertama yang perlu dipertimbangkan sebelum membuat house blend adalah hasil final yang ingin dicapai. Sebelum kopi itu pada akhirnya diseduh dan dirasakan, adalah penting untuk memikirkan tujuan dan objektifitas dari kopi itu sendiri. Apa karakter spesifik dan rasa tertentu yang ingin ditonjolkan melalui coffee blend tersebut? Apa keistimewaannya? Dan seterusnya. Jika kita telah memikirkan pertimbangan-pertimbangan ini, maka langkah berikutnya pun akan dapat ditentukan dengan mudah. Misalnya seperti menentukan proporsi yang tepat antara acidity, sweetness dan body sesuai dengan yang dibutuhkan.

house blend (1)
Melakukan uji citarasa kopi penting dilakukan untuk mengetahui karakter kopi yang akan di-blend.

 

▪ Memeriksa persediaan beans yang ada dalam kedai

Karena tidak mungkin mencampurkan biji kopi yang tidak ada dalam inventori kedai. Mengetahui dan melakukan proses uji citarasa (cupping) sebelumnya pun mutlak diperlukan agar tahu bagaimana karakter masing-masing biji kopi yang ingin di-blend. Singkatnya, untuk meracik sebuah coffee blend kita harus memerhatikan keunikan masing-masing biji kopi, bagaimana mereka saling melengkapi satu sama lain dan apa yang akan dibawa masing-masing campuran ini pada saat di-blend bukan hanya soal rasa tapi juga detail terkecilnya seperti faktor mouthfeel, aroma dan kompleksitas flavor-nya.

macam-macam single origin kopi
Memeriksa persediaan jenis-jenis kopi dalam inventori kedai pun cukup krusial.

 

▪ (Sebaiknya) blend dengan tidak lebih dari 4 jenis kopi

Bukan hanya Stephen, tapi beberapa roaster dunia lainnya pun menyarankan agar house blend tidak dicampurkan dengan lebih dari 4 jenis kopi. Semakin banyak campurannya maka akan membuat karakter coffee blend itu semakin rumit, bahkan bisa mengurangi “tujuan” dari coffee blend yang ingin dicapai di awal.

 

▪ Mesin dan peralatan yang digunakan

Meski terlihat sepele, namun mesin kopi yang digunakan untuk menyangrai dan menyeduh juga berpengaruh. Sekadar pertimbangan, kopi yang sama jika disangrai dan diseduh pada mesin yang berbeda pun seringkali –meski tidak selalu– bisa memberikan perbedaan rasa pula. Karenanya, blend yang ditujukan untuk pemakaian komersil seperti untuk mesin Synesso, misalnya, tentu akan berbeda dengan blend yang ditujukan untuk konsumsi rumahan dengan menggunakan Baby Gaggia.

menyangrai-biji-kopi
Sebaiknya satu alat kopi yang sama untuk membuat house blend.

 

Semacam catatan:

Pertimbangan lain yang juga perlu diperhatikan sebelum meracik house blend adalah “faktor penentu” dalam rasa kopi yang dihasilkan. Misalnya faktor sweetness, acidity dan body. Sebagai rekomendasi untuk melihat karakter dominan dari kopi bisa disimak sebagai berikut:

Sweetness: (kopi-kopi) natural process, Ethiopia, Costa Rica, El Salvador

Body: Sumatera, Brazil, Colombia

Acidity: Kenya, Ethiopia, honey process

 

Demikianlah berbagai tips tentang bagaimana meracik house blend, semoga berguna. Selamat meracik kopi!

 

Foto-foto diambil dari Flickr (Pamela Ocampo), Tumblr (blackoakcoffee, yourcoffeeguru) dan situs pencari. Sebagian referensi diambil dari hasil wawancara dengan head roaster Otten Coffee.

cari-kopi

9,062 total views, 2 views today

Yulin Masdakaty

Tukang nulis yang menyukai animasi, film-film pahlawan super, dan jalan-jalan—sambil minum kopi.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.