Asia Cafe & Travel International Malaysia

WELCOME TO THE ALLEY PENANG!

Welcome to The Alley!


Syarat sebuah kota yang asik untuk saya sederhana saja. Pertama, harus nyaman dilalui dengan berjalan kaki. Kedua, harus menyediakan kedai kopi yang enak di sana-sini.

Penampakan The Alley dari liar.

Penampakan The Alley dari luar.

DAN Kota Penang mewakili keduanya. Beberapa kali kemari tak pernah membuat saya bosan. Kota tua penuh sejarah dengan bangunan heritage yang mengelilinginya membuat kota ini tetap saja menyenangkan. Penang adalah seorang perempuan bijak nan cantik. Menyambut dengan senyum dan kejutan yang membuat siapa saja betah tersesat di lorong-lorong cantik yang dihiasi aneka mural.

Coffee bar situation!

Coffee bar situation!

Salah satu hal yang membuat saya kerap ‘main’ ke sini adalah kehadiran kedai kopi yang kian hari kian banyak saja. Jika dibandingkan dengan kunjungan terdahulu yang masih belum banyak kedai kopi specialty-nya, kini industri kopi tampaknya pelan-pelan mulai bertumbuh pesat. Hampir di setiap lorong dan jalan pasti akan kamu temukan kedai kopi cantik dengan beragam tema yang unik. Tak tanggung-tanggung kedai kopinya juga dilengkapi dengan alat dan mesin kopi mahal dan terkadang membuat saya kaget: “kedai kopi kecil begini berani sekali mesinnya pakai ‘begitu’.

The Alley!

The Alley!

Tapi Penang memanglah kota yang turistik. Tingginya kunjungan para turis di sini sedikit banyak membantu industri kopi berkembang juga. Rata-rata kedai kopi yang saya kunjungi pastilah kedai kopi yang sibuk. Mesin espresso tak berhenti bekerja diiringi dengan tamu mancanegara yang lalu lalang. Salah satu kedai kopi favorit saya dalam kunjungan kali ini ke Penang adalah The Alley. Coffee shop yang berlokasi di Steward Lane No. 5 ini memang sebuah ‘kedamaian tersembunyi’ yang membuat saya betah ngopi berlama-lama.

Let's stop at The Alley!

Let’s stop at The Alley!

Lokasinya tak jauh dari tempat saya menginap. Kira-kira 5 menit saja jika dilakukan dengan berjalan kaki. Kedai kopinya dulu adalah bekas toko. Eksteriornya tidak diganti dan bangunan luarnya tidak mendapatkan perubahan sedikit pun dari zaman dulu. Mungkin karena ingin menjaga sisi otentik kota ini yang tua dan anggun maka The Alley pun tak menambahkan apa-apa bahkan sekedar plang nama. Berada di ujung jalan tepat bersebelahan dengan toko onderdil The Alley begitu asik dengan cahaya yang mencukupi untuk kamu yang senang foto-foto. Kedai ini tak luas, tapi entah kenapa membuat saya nyaman apalagi para pekerjanya juga ramah dan menyenangkan.

Their cute back room.

Their cute back room.

Saat melangkah masuk para tamu akan disambut dengan teriakan “welcome” secara serentak. Coffee bar langsung berhadapan dengan pintu masuk. Di sanalah semua kenikmatan diracik dengan sempurna. Mesin espresso Synesso, automatic grinder Mahlkonig EK43 dan jejeran alat seduh manual sudah tersusun rapi di sana. Di mesin pendingin jejeran botol cold brew terasa memanggil-manggil untuk diteguk. Apalagi cuaca Penang sedang panas-panasnya. Sebotol kopi seduh dingin dirasa cocok untuk meluruhkan dahaga.

Cold brew is the real power!

Cold brew is the real power!

The Alley tidak menyediakan menu main course. Hanya ada kopi dan dessert saga. And that’s I love about them. Jadi memang kedai kopi khusus untuk ngopi dan bersantai saja. Suasana santai dan nyaman tetap terjaga. Karena sudah dahaga sekali akhirnya saya memesan sebotol cold brew. Tak cukup dengan cold brew tentu kami memesan hot cafe latte dan piccolo latte. Sayang pada saat ke sana filter coffee sedang tidak available. Padahal saya sangat ingin mencoba filter coffee mereka.

Coffee and cronuts are the double trouble.

Coffee and cronuts are the double trouble.

Oh iya, jangan lupa mencoba cronuts mereka yang sungguh-sungguh nikmat tak terkira. Bukan bermaksud berlebihan. Untuk saya yang kurang menggemari makanan manis, cronuts di sini sungguhlah menagih. Rasanya tidak terlalu manis dengan tekstur yang asik. Cocok dipasangkan jadi teman ngopi. Karena ukurannya lumayan besar, jadilah dinikmati berbagi bersama teman.

The Alley's famous cornets!

The Alley’s famous cronuts!

Selama di Penang, saya mungkin dua kali bolak-balik ke The Alley. Saat pagi hari tempat ini asik untuk memulai hari dengan kopi dan suasana yang tenang dan jauh dari keriuhan yang turistik. Sedangkan malam hari The Alley sedikit semarak dengan playlist yang lebih nge-beat dan ramainya manusia yang nongkrong sambil ngejus ria. Oh iya, di lorong tepat sebelah The Alley pada malam hari berubah menjadi ‘lantai dansa’. Lorong sunyi dan senyap pada pagi hari mendadak dipadati manusia yang minum-minum sambil berdansa. Gila!

Piccolo latte and cafe latte.

Piccolo latte and cafe latte.

Senang rasanya menemukan sebuah tempat ngopi yang meski tak luas tetapi meluaskan hati dan pikiran. The Alley is definitely the hidden gem yang memang berjodoh untuk kamu yang mendamba kopi enak, dessert lezat serta atmosfer menyenangkan untuk sekedar duduk sendirian atau ngobrol dengan barista-barista ramah. Kalau ke Penang jangan lewatkan The Alley. Kelak kamu akan tahu sendiri kenapa saya suka ngopi di sini.

The Alley 

5, Lorong Stewart, George Town,

10200 George Town,

Pulau Pinang, Malaysia

PAKET CAFE

 

 

9,360 total views, 1 views today

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply